- Manfaat apakah yang andaperoleh setelah mempelajari unit pembelajaran ini?
- Apakah menurut anda unit pembelajaran ini mampu melatih calon pemeranan ketika memainkan peran?
- Bagaimana pendapat anda mengenai metode pelatihan peran dengan menggunakan roleplay improvisatoris ini?
- Bagaimana pendapat anda mengenai roleplay improvisatoris ini?
- Menurut anda manfaat apa yang bisa diperoleh dengan mempelajari roleplay improvisatoris ini?
Tampilkan postingan dengan label Materi Seni Pertunjukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Seni Pertunjukan. Tampilkan semua postingan
Latihan Soal Roleplay Berbasis Teks
Materi Seni Pertunjukan- Apa yang anda ketahui tentang roleplayberbasis teks?
- Cerita lakon disusun dengan menggunakan materi dan alat apa saja.
- Kenapa seorang calon pemeran harus menganalisis karakter peran yang akan dimainkan.
- Bagaimana cerita lakon disusun oleh penulis lakon.
- Apa ayang anda ketahui tentang teknik roleplay?
- Bagaimana roleplayberbasis teks dimainkan?
Latihan Soal Roleplay
Materi Seni Pertunjukan- Apa yang anda ketahui tentang roleplay?
- Langkah apa yang perlu dipersiapkan ketika memainkan roleplay?
- Apa yang anda ketahui tentang fungsi roleplay.
- Bagimanakah sejarah roleplay, sampai diadopsi menjadi salah satu metode pelatihan peran.
- Menurut anda bentuk roleplayditentukan berdasarkan apa?
- Mengapa dalam menyusun teks cerita harus mengandung muatan baik dan buruk.
Roleplay Improvisasi Pada Roleplay Improvisatoris
Materi Seni PertunjukanRoleplay improvisasi adalah roleplay dengan cara improvisasi yang dilakukan secara spontan dan tidak terencana. Roleplay improvisasi menggunakan cerita sebagai bahan roleplay, maka cerita tersebut adalah cerita yang disusun berdasarkan improvisasi dan hanya berupa kerangka cerita. Pada bagian akhir dari sesi ini,praktikkan roleplay berdasarkan improvisasi, Roleplay ini berbeda dengan roleplay berbasis teks.
a. Praktik roleplay improvisasi tunggal
1.Roleplay improvisasi perkenalan
2. Roleplay improvisasi cerita
b. Praktik roleplay improvisasi dengan benda
1. Roleplay dengan satu benda
2. Roleplay dengan dua benda
3. Roleplay dengan tiga benda
c. Praktik roleplay improvisasi dengan bunyi
1. Bunyi musik
2. Bunyi benda
d. Praktik roleplay improvisasi dengan suasana
1. Suasana sedih
2. Suasana gembira
3. Suasana menakutkan
e. Praktik roleplay improvisasi dengan cerita
1. Cerita peran manusia
2. Fable
f. Praktik roleplay improvisasi berpasangan
1. Cerita sendiri
g. Praktik roleplay improvisasi berkelompok
1. Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
2. Susunlah kerangka cerita terdiri dari bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir atau pemaparan, konflik, dan penyelesaian, ajak kelompok teman anda untuk menyusun cerita.
3. Mainkan susunan kerangka cerita bersama dengan teman anda.
4. Mainkan roleplay improvisasi dengan menggunakan media kata-kata atau media gerak.
5. Lakukan evaluasi terhadap permainan roleplay improvisasi.
a. Praktik roleplay improvisasi tunggal
1.Roleplay improvisasi perkenalan
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
- Bayangkan anda didepan kelas, perkenalkan diri dan pikiran anda, misalnya mulai dari nama, alamat, tinggal dengan siapa, kenapa harus sekolah di jurusan teater dan apa keinginan anda dalam hidup. Semua ceritakan dengan santai dan tidak terburu-buru.
- Lakukan perkenalan dengan teman terdekat anda dan lakukan wawancara dengan materi perkenalan, mulai dari nama, alamat, apa keinginan dan motivasi sekolah di jurusan teater.
2. Roleplay improvisasi cerita
- Siapkan diri dan kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks dan kuasai pernafasan.
- Ceritakan sebuah dongeng atau cerita yang anda ketahui. Bayangkan bahwa anda sedang mendongeng untuk anak sekolah dasar.
- Mendongenglah dengan mengoptimalkan bahasa verbal dan bahasa tubuh (ekspresi), upayakan bahwa dongeng tersebut adalah nyata.
- Lakukan evaluasi pada penampilan anda dengan meminta masukan dan tanggapan penonton atau pengamat anda.
b. Praktik roleplay improvisasi dengan benda
1. Roleplay dengan satu benda
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks dan kuasai pernafasan.
- Pergunakan satu benda yang ada di dekat anda sebagai bahan roleplay improvisasi.
- Perlakukan benda tersebut sebagai benda apa adanya, mainkan benda dan fungsikan benda tersebut.
- Roleplay improvisasi bisa menggunakan media kata-kata, bahasa tubuh, dan ekspresi atau kombinasi keduanya.
2. Roleplay dengan dua benda
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks dan kuasai pernafasan.
- Siapkan dua benda yang ada di dekat anda dan gunakan benda tersebut sebagai bahan roleplay improvisasi.
- Mainkan benda, yang satu sesuai fungsi sedang yang lain sebagai properti main.
- Roleplay improvisasi bisa menggunakan media kata-kata, bahasa tubuh, dan ekspresi atau kombinasi keduanya
3. Roleplay dengan tiga benda
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
- Siapkan tiga benda yang ada di dekat anda dan gunakan benda tersebut sebagai bahan roleplay improvisasi.
- Mainkan benda, yang satu sesuai fungsi, yang satunya lagi sesuai simbol benda (misalnya, kursi simbol dari kekuasaan, jabatan), dan yang satunya lagi sebagai properti main.
- Roleplay improvisasi bisa menggunakan media kata-kata, bahasa tubuh, dan ekspresi atau kombinasi keduanya
c. Praktik roleplay improvisasi dengan bunyi
1. Bunyi musik
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
- Minta bantuan teman atau pembimbing untuk menentukan musik yang dipergunakan sebagai bahan roleplay improvisasi. Musik bahan roleplay improvisasi adalah musik yang tidak bersyair, atau musik instrumentalia.
- Respon musik tersebut dengan roleplay improvisasi.
- Roleplay improvisasi bisa menggunakan media kata-kata, bahasa tubuh, dan ekspresi atau kombinasi keduanya.
2. Bunyi benda
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
- Minta bantuan teman atau pembimbing untuk membunyikan benda (benda elektrik maupun benda manual, bunyi ritmis maupun bunyi dinamis) sebagai bahan roleplay improvisasi.
- Respon bunyi benda tersebut dengan roleplay improvisasi.
- Roleplay improvisasi bisa menggunakan media kata-kata, bahasa tubuh, dan ekspresi atau kombinasi keduanya.
d. Praktik roleplay improvisasi dengan suasana
1. Suasana sedih
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
- Mainkan satu cerita dalam suasana sedih, dan cerita yang dimainkan adalah kerangka cerita yang dibuat secara improvisasi.
- Mainkan sendiri cerita tersebut, baik dengan kata-kata, gerak tubuh atau kombinasi keduanya. Improvisasi ini bisa dilakukan dengan cara monolog.
2. Suasana gembira
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
- Mainkan satu cerita dalam suasana gembira, dan cerita
- yang dimainkan adalah kerangka cerita yang dibuat secara improvisasi.
- Mainkan sendiri cerita tersebut, baik dengan kata-kata,
- gerak tubuh, ataukombinasi keduanya. Improvisasi ini bisa dilakukan dengan cara monolog.
3. Suasana menakutkan
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
- Mainkan satu cerita dalam suasana menakutkan, dan cerita
- yang dimainkan adalah kerangka cerita yang dibuat secara improvisasi.
- Mainkan sendiri cerita tersebut, baik dengan kata-kata, gerak tubuh atau kombinasi keduanya. Improvisasi ini bisa dilakukan dengan cara monolog.
e. Praktik roleplay improvisasi dengan cerita
1. Cerita peran manusia
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
- Susun sebuah kerangka cerita dengan pemeran manusia dan permasalah kehidupan sehari-hari, terdiri dari bagian awal, bagian tengah dan bagian akhir atau pemaparan, konflik dan penyelesaian.
- Mainkan kerangka cerita dengan kata-kata, gerak tubuh atau kombinasi keduanya. Improvisasi ini bisa dilakukan dengan cara monolog.
2. Fable
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks dan kuasai pernafasan.
- Susun sebuah kerangka cerita dengan pemeran binatang, terdiri dari bagian awal, bagian tengah dan bagian akhir atau pemaparan, konflik, dan penyelesaian.
- Mainkan kerangka cerita tersebut baik dengan kata-kata, gerak tubuh atau kombinasi keduanya. Improvisasi ini bisa dilakukan dengan cara monolog.
f. Praktik roleplay improvisasi berpasangan
1. Cerita sendiri
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
- Susunlah kerangka cerita terdiri dari bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir atau pemaparan, konflik dan penyelesaian, dan ajak teman anda menyusun kerangka cerita sendiri.
- Mainkan susunan kerangka cerita bersama dengan cerita yang disusun oleh teman anda. Dalam roleplaybisa saja cerita tidak berkaitan, tetapi tetap dimainkan bersama dan seperti dialog.
- Mainkan roleplay improvisasi dengan menggunakan media kata-kata atau media gerak.
- Lakukan evaluasi terhadap permainan roleplay improvisasi.
- Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
- Susunlah kerangka cerita terdiri dari bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir atau pemaparan, konflik, dan penyelesaian, ajak teman anda menyusun kerangka cerita tersebut.
- Mainkan susunan kerangka cerita tersebut bersama dengan teman anda.
- Mainkan roleplayimprovisasi dengan menggunakan media kata-kata media gerak.
- Lakukan evaluasi terhadap permainan roleplayimprovisasi.
g. Praktik roleplay improvisasi berkelompok
1. Siapkan diri, kosongkan pikiran, keadaan konsentrasi, rileks, dan kuasai pernafasan.
2. Susunlah kerangka cerita terdiri dari bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir atau pemaparan, konflik, dan penyelesaian, ajak kelompok teman anda untuk menyusun cerita.
3. Mainkan susunan kerangka cerita bersama dengan teman anda.
4. Mainkan roleplay improvisasi dengan menggunakan media kata-kata atau media gerak.
5. Lakukan evaluasi terhadap permainan roleplay improvisasi.
Latihan Improvisasi Pada Roleplay Improvisatoris
Materi Seni PertunjukanLatihan improvisasi adalah melaksanakan improvisasi pengetahuan improvisasi yang telah dibahas. Pelaksanaannya dengan melakukan improvisasi tunggal, improvisasi dengan benda, improvisasi dengan suasana, improvisasi dengan bunyi, improvisasi dengan cerita, improvisasi berpasangan dan improvisasi berkelompok. Teknik yang digunakan dengan teknik kata-kata maupun teknik tubuh atau gerak.
a. Improvisasi tunggal
Improvisasi tunggal adalah improvisasi yang dilakukan sendirian, tanpa peralatan, dan tanpa naskah lakon. Improvisasi bisa menggunakan kata-kata, gerak, atau keduanya. Latihan improvisasi tunggal dilakukan dengan :
b. Improvisasi dengan benda
Improvisasi dengan benda adalah improvisasi yang dilakukan dengan rangsangan benda atau perabot yang ada disekitar tempat latihan. Improvisasi dilakukan dengan bantuan pembimbing atau teman latihan improvisasi. Fungsi dari bantuan pembimbing atau teman latihan adalah untuk menunjukan benda apa yang digunakan untuk bahan improvisasi dan calon pemeran menanggapi benda yang ditunjukkan. Misalnya benda itu adalah kursi.
c. Improvisasi dengan suasana
Improvisasi dengan suasana adalah improvisasi yang dilakukan dangan suasana yang diberikan oleh pembimbing sebagai sumber rangsangan. Latihan yang dilakukan adalah:
d. Improvisasi dengan bunyi
Improvisasi dengan bunyi adalah bentuk improvisasi yang menggunakan bunyi sebagai sumber rangsang. Latihan yang dilakukan adalah dengan cara merespon bunyi tersebut:
e. Improvisasi dengan cerita
Improvisasi dengan cerita adalah improvisasi yang pelaksanaannya menggunakan rancangan cerita (hanya kerangka cerita sebagai bahan rangsang improvisasi). Latihan dengan menggunakan cerita rancangan sendiri, cerita dari rancangan orang lain, dan cerita rancangan bersama.
f. Improvisasi berpasangan
Improvisasi berpasangan adalah improvisasi yang dilakukan oleh dua orang. Latihan dilakukan dengan cara:
g. Improvisasi berkelompok
Improvisasi kelompok adalah improvisasi yang dilakukan oleh beberapa orang dengan memainkan hasil karangan sendiri-sendiri dan disatukan dalam improvisasi. Latihan dilakukan dengan cara:
a. Improvisasi tunggal
Improvisasi tunggal adalah improvisasi yang dilakukan sendirian, tanpa peralatan, dan tanpa naskah lakon. Improvisasi bisa menggunakan kata-kata, gerak, atau keduanya. Latihan improvisasi tunggal dilakukan dengan :
- Improvisasi sendiri dengan imajinasi sendiri, Improvisasi ini dilakukan sendirian dalam suasana dan situasi yang dirancang sendiri tanpa bantuan siapapun. Setelah melakukan improvisasi, baru dijelaskan pada pembimbing.
- Improvisasi sendiri dengan rangsang instruksi sederhana, Improvisasi ini dilakukan sendirian dan dilakukan dengan bantuan rangsang dari pembimbing. Rangsang improvisasinya sangat sederhana, misalnya suasana dan tempat yang dihadapi oleh calon pemeran. Suasana dan tempat yang dihadapi tidak diberikan secara detail.
- Improvisasi sendiri dengan rangsang instruksi lebih detail, Improvisasi ini dilakukan sendirian dan dilakukan dengan bantuan rangsang dari pembimbing. Rangsang improvisasi yang diberikan sudah lebih detail, misalnya suasana sedang hujan lebat, angin ribut di lereng gunung dandalam keadaan lapar.
b. Improvisasi dengan benda
Improvisasi dengan benda adalah improvisasi yang dilakukan dengan rangsangan benda atau perabot yang ada disekitar tempat latihan. Improvisasi dilakukan dengan bantuan pembimbing atau teman latihan improvisasi. Fungsi dari bantuan pembimbing atau teman latihan adalah untuk menunjukan benda apa yang digunakan untuk bahan improvisasi dan calon pemeran menanggapi benda yang ditunjukkan. Misalnya benda itu adalah kursi.
- Lakukan improvisasi dengan kursi dihadapan anda.
- Lakukan improvisasi dengan kursi dihadapan anda dan kursi itu adalah kursi kesayangan dan orang lain tidak boleh menyentuh.
- Lakukan improvisasi dengan kursi dihadapan anda dan kursi itu adalah kursi terdakwa dalam ruang pengadilan dan siapa saja yang menduduki kursi tersebut, maka hukuman mati harus diterima.
c. Improvisasi dengan suasana
Improvisasi dengan suasana adalah improvisasi yang dilakukan dangan suasana yang diberikan oleh pembimbing sebagai sumber rangsangan. Latihan yang dilakukan adalah:
- Lakukan improvisasi dalam suasana pesta ulang tahun teman, tetapi anda tidak diundang.
- Lakukan improvisasi dalam suasana pemakaman dan yang dimakamkan adalah sahabat karib.
- Lakukan improvisasi dalam suasana anda sedang mengalami kecelakaan sehingga membuat teman anda luka parah.
d. Improvisasi dengan bunyi
Improvisasi dengan bunyi adalah bentuk improvisasi yang menggunakan bunyi sebagai sumber rangsang. Latihan yang dilakukan adalah dengan cara merespon bunyi tersebut:
- Dengarkan bunyi musik dangdut dan responlah bunyi tersebut.
- Dengarkan bunyi musik mars, respon dan tanggapi musik tersebut.
- Dengarkan bunyi keributan yang dihasilkan oleh alat listrik pertukangan.
e. Improvisasi dengan cerita
Improvisasi dengan cerita adalah improvisasi yang pelaksanaannya menggunakan rancangan cerita (hanya kerangka cerita sebagai bahan rangsang improvisasi). Latihan dengan menggunakan cerita rancangan sendiri, cerita dari rancangan orang lain, dan cerita rancangan bersama.
- Rancanglah sebuah cerita sederhana yang terdiri dari pemaparan, konflik dan penyelesaian. Cerita tersebut dengan peran tunggal. Mainkan rancangan tersebut.
- Rancanglah sebuah cerita sederhana yang terdiri dari pemaparan, konflik dan penyelesaian. Cerita tersebut dengan dua peran. Mainkan rancangan tersebut dengan teman anda.
- Rancanglah sebuah cerita sederhana yang terdiri dari pemaparan, konflik dan penyelesaian. Cerita tersebut dengan peran tidak lebih dari empat peran. Mainkan rancangan tersebut.
- Mainkan rancangan cerita yang dibuat teman anda, terlebih dahulu analisis rancangan cerita untuk mengetahui alur cerita dan peran yang ada dalam cerita tersebut.
- Rancanglah sebuah cerita bersama dengan teman anda, cerita tersebut terdiri dari pemaparan, konflik dan penyelesaian. Mainkan rancangan cerita tersebut.
f. Improvisasi berpasangan
Improvisasi berpasangan adalah improvisasi yang dilakukan oleh dua orang. Latihan dilakukan dengan cara:
- Lakukan improvisasi dengan teman anda, tetapi memainkan rancangan sendiri-sendiri, anda dengan rancangan sendiri dan teman anda dengan rancangan sendiri.
- Lakukan improvisasi berdua dengan teman anda, tetapi teman anda hanya masuk pada akhir improvisasi anda.
- Lakukan improvisasi dengan teman anda dengan memainkan cerita sederhana.
g. Improvisasi berkelompok
Improvisasi kelompok adalah improvisasi yang dilakukan oleh beberapa orang dengan memainkan hasil karangan sendiri-sendiri dan disatukan dalam improvisasi. Latihan dilakukan dengan cara:
- Lakukan improvisasi dengan beberapa teman anda, dan tempat peristiwa berada di taman kota.
- Lakukan improvisasi dengan beberapa teman anda, dan masing-masing memainkan peran tertentu yang sejenis
- Lakukan improvisasi dengan beberapa teman anda dan memainkan peran sendiri sampai menjadi satu cerita yang utuh.
Teknik Improvisasi Pada Roleplay Improvisatoris
Materi Seni PertunjukanImprovisasi dilakukan dengan dua cara, yaitu improvisasi berbasis kata-kata dan improvisasi berbasis gerak atau tubuh. Improvisasi berdasarkan kata-kata berfungsi untuk melatih cara bicara dan terbiasa dengan dialog yang diucapkan. Improvisasi berdasarkan tubuh atau gerak berfungsi untuk penguasaan gerak tubuh, dan bisnis acting yang dilakukan ketika memainkan peran.
a. Berbasis kata
Improvisasi berbasis kata-kata adalah improvisasi yang dilakukan dan difokuskan pada penyampaian kata-kata, baik berupa dialog maupun monolog. Improvisasi bertujuan untuk melatih calon pemeran agar memiliki keterampilan berbicara dan berdialog secara wajar seperti dalam kehidupan sehari-hari. Improvisasi melatih calon pemeran dalam mengemukakan gagasan secara runtut dan logis. Gagasan bisa berupa ide atau gagasan yang terduga maupun yang tak terduga. Improvisasi berbasis kata-kata dilakukan dengan berbagai teknik, yaitu: teknik tunggal, teknik berperan, dan teknik bercerita.
b. Berbasis tubuh
Improvisasi berbasis tubuh adalah improvisasi yang dilakukan dan difokuskan pada keterampilan bergerak dan mendayagunakan tubuh, baik sebagai bisnis akting maupun sebagai gestureatau bahasa tubuh. Improvisasi ini bertujuan untuk melatih calon pemeran agar memiliki keterampilan menggunakan tubuh sebagai penunjang bahasa verbal maupun sebagai media penyampai pesan di atas panggung. Improvisasi ini melatih calon pemeran dalam mengemukakan gagasan dalam bentuk gerak maupun gesture. Gagasan bisa berupa ide atau gagasan yang terduga maupun yang tak terduga. Improvisasi berbasis tubuh harus berbeda dengan pantomim. Improvisasi ini bisa dilakukan dengan: teknik tunggal, teknik adegan, dan teknik berkelompok.
a. Berbasis kata
Improvisasi berbasis kata-kata adalah improvisasi yang dilakukan dan difokuskan pada penyampaian kata-kata, baik berupa dialog maupun monolog. Improvisasi bertujuan untuk melatih calon pemeran agar memiliki keterampilan berbicara dan berdialog secara wajar seperti dalam kehidupan sehari-hari. Improvisasi melatih calon pemeran dalam mengemukakan gagasan secara runtut dan logis. Gagasan bisa berupa ide atau gagasan yang terduga maupun yang tak terduga. Improvisasi berbasis kata-kata dilakukan dengan berbagai teknik, yaitu: teknik tunggal, teknik berperan, dan teknik bercerita.
- Teknik memainkan diri sendiri atau same, Teknik ini mengadopsi teknik improvisasi tunggal denganhanya menggunakan kata-kata sebagai bahan improvisasinya. Pelaksanaan improvisasi dimulai dengan memperkenalkan diri dan menceritakan tentang pengalaman sendiri sebanyak mungkin. Proses bercerita bisa menceritakan pengalaman yang dialami maupun tidak dialami sendiri (monolog). Ketika bercerita, boleh menggunakan benda atau properti sebagai penguat pesan yang ingin disampaikan atau yang mendukung penciptaan suasana. Selama melakukan improvisasi diharapkan tetap dalam keadaan sadar dan menyadari apa yang sedang dilakukan. Hal ini sangat penting demi proses pembelajaran sendiri. Tahap berikutnya adalah memainkan diri sendiri dengan cara berpasangan. Dalam improvisasi ini pelaku improvisasi memainkan diri sendiri dengandipadukan lawan main. Improvisasi ini memungkinkan terjadi dialog, tetapi dialog bisa saja tidak ada kesinambungan, karena masing-masing memainkan diri sendiri dan rancangan sendiri. Bila terjadi dialog maka itu terjadi karena suatu kewajaran dan tidak dirancang sebelumnya.
- Teknik memainkan peran, Teknik memainkan peran berdasar kata-kata adalah teknik improvisasi yang difokuskan pada dialog yang dilakukan oleh pemeran dalam memainkan peran. Pada tahap awal memainkan peran dirinya sendiri, dengantetap fokus pada improvisasi kata-kata. Tahap selanjutnya adalah dengan menirukan seseorang yang pernah dijumpai dan orang yang ditirukan yang sangat berpengaruh pada pemikirannya. Teknik improvisasi berbasis kata yang diterapkan dalam memainkan peran, dilakukan dengan mempersiapkan diri terhadap peran yang akan dimainkan. Metode ini bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu: metode kerangka cerita di sepakati terlebih dahulu dan kerangka cerita yang akan dimainkan tidak disepakati sama sekali. Metode kerangka cerita dimainkan disepakati oleh sebagian calon pemeran ataupun seluruh calon pemeran. Sedang metode kerangka cerita yang akan dimainkan tidak diketahui harus disepakati oleh seluruh calon pemeran. Metode kedua membutuhkan persiapan yang lebih serius, baik mental, konsentrasi maupun persiapan tubuhnya, karena memiliki resiko yang lebih tinggi. Metode ini menganut pemikiran Stanislavsky “Now and Here”, jadi calon pemeran tidak mengetahui apapun, tetapi akan menanggapi apa yang terjadi dan tengah terjadi di atas pentas. Calon pemeran akan bisa memainkan, apapun yang terjadi, asal mau menyimak semua dialog dan laku pemain lain. Syarat kedua adalah tidak merancang peran maupun permainan, karena apa yang sudah dirancang kemungkinan tidak bisa dilakukan. Apabila terjadi kemacetan cerita, maka anda dituntut mengatasi dengan mengerahkan segenap daya kreativitas anda. Kendala yang dihadapi ketika menggunakan metode kedua adalah jumlah pemain tidak bisa dikontrol dan jalan cerita menjadi tidak jelas, karena pemain bisa keluar masuk dengan membawa pemikiran baru, sehinga cerita bisa tidak terkontrol. Untuk mengatasi kendala ini, maka sebelum melakukan improvisasi harus ada pembatasan jumlah pemain. Para pemain berhak memilih peran yang diinginkan sesuai konteks cerita dan masalah yang ditawarkan oleh peran pertama yang lebih dulu bermain.
- Teknik memainkan cerita, Teknik improvisasi memainkan cerita dilakukan dengan memainkan cerita yang telah disusun dan disepakati oleh pemain lain. Cerita yang disusun hanya kerangka cerita dan peran yang ada dalam cerita. Teknik ini sama dengan teknik teater tradisi ketika mementaskan cerita pada penonton. Langkah awal adalah menyampaikan cerita kepada calon pemeran, yang berisi plot, dialog, dan serta laku pemeran dikembangkan oleh pemeran. Kemudian pemeran memainkan cerita dengan dialog dan laku sesuai dengan kemampuan pemeran. Setelah melakukan pementasan improvisasi ini, dilakukan evaluasi untuk perbaikan selanjutnya.
b. Berbasis tubuh
Improvisasi berbasis tubuh adalah improvisasi yang dilakukan dan difokuskan pada keterampilan bergerak dan mendayagunakan tubuh, baik sebagai bisnis akting maupun sebagai gestureatau bahasa tubuh. Improvisasi ini bertujuan untuk melatih calon pemeran agar memiliki keterampilan menggunakan tubuh sebagai penunjang bahasa verbal maupun sebagai media penyampai pesan di atas panggung. Improvisasi ini melatih calon pemeran dalam mengemukakan gagasan dalam bentuk gerak maupun gesture. Gagasan bisa berupa ide atau gagasan yang terduga maupun yang tak terduga. Improvisasi berbasis tubuh harus berbeda dengan pantomim. Improvisasi ini bisa dilakukan dengan: teknik tunggal, teknik adegan, dan teknik berkelompok.
- Teknik tunggal, Teknik tunggal adalah memainkan improvisasi sendirian dan hanya melakukan improvisasi gerak atau memainkan tubuh. Improvisasi ini disusun dan dilakukan sendiri oleh pelaku improvisasi. Misalnya seseorang tergesa-gesa pergi ke sekolah untuk mengikuti ujian akhir karena terlambat. Sampai di halte, ia semakin gelisah karena mobil yang sudah lama ditunggu tidak juga datang. Akhirnya, dengan rasa kecewa, rasa khawatir bercampur keluh kesah dan putus asa ia putuskan untuk tidak masuk sekolah. Adegan tadi dilakukan hanya dengan menggunakan bahasa tubuh, atau gerak dan ekspresi saja.
- Teknik adegan, Teknik adegan adalah teknik improvisasi yang dilakukan dengan bahasa tubuh dalam memainkan sebuah adegan. Proses memainkan adegan ini, pemeran tidak menggunakan bahasa isyarat, tetapi lebih menggunakan bahasa tubuh dan ekspresi. Fungsi teknik ini adalah calon pemeran bisa mengoptimalkan ekspresi dan bahasa tubuh. Hal ini penting, karena ekspresi dan bahasa tubuh bisa digunakan untuk memperkuat bahasa verbal yang diucapkan oleh pemeran.
- Teknik berkelompok, Teknik berkelompok adalah teknik improvisasi berbasis tubuh yang dilakukan secara berkelompok. Dalam teknik ini memain improvisasinya, dilakukan dengan gerak atau bahasa tubuh. Setiap orang menciptakan gerak sendiri dan berdialog dengan gerak tubuh. Bentuk improvisasi lebih pada gerak ekspresi pemeran. Teknik ini sesungguhnya tak jauh beda dengan metode improvisasi berbasis kata-kata. Prinsipnya adalahbentuk latihan yang telah direncanakan, dan ada bentuk yang tidak direncanakan sebelumnya di antara pemain dalam sebuah kelompok sebelum memasuki panggung. Perbedaannya pada fokus media yang digunakan. Pada bentuk improvisasi berbasis tubuh, calon pemain harus melakukan dan memainkan semua dengan bahasa tubuh.
Langganan:
Postingan (Atom)